Tuesday, June 24, 2008
Wednesday, June 18, 2008
Monday, June 16, 2008
Saturday, June 14, 2008
Tuesday, May 06, 2008
Tuesday, April 29, 2008
Tahu Sumedang
Pedagang: tahu,, tarahu,,, tahu sumedang.. tahu sumedang....!
Penumpang 1: mas, saya tahu, Sumedang deket Bandung kan?
Penumpang 2:?
Penumpang 3,4,5:?%&*(#....???
Pedagang:????
Wednesday, April 23, 2008
Cartoonist Partner died
Asep Hadiansyah.The man is one of my partner cartoonists.He nicknamed himself as Asep on the newsprinted. His cartoon character is unique, I think.
It was 6:58 pm, april 19th 2008. The news editor came to one of his friend , an illustrator. He asked the partner where Asep is. No one knew where he was. The editor asked his partner, Usman Yulianto to call him since no one handled his jobs at the night. Other partners had their own full duties.
Partner said, "where are you, man?"
He said, "o, ya, I am on my way. I'll be there soon. However, It's raining"
But no one came into office while time got lateness. His partner handled his jobs.
9:30 pm other editor received a call. It's from hospital, hospital of PELNI Petamburan. It's twice call. The hospital informed and asked us whether Asep Hadiansyah works for the daily. The editor got confused because he only knew a cartoonist whose name is asep, he didn't know his full name. The editor confirmed to the cartoonist desk. We nodded of head. An editor and cartoonist went to the hospital. And we finally know that It's his last few words we heard on the phone.
God really loves him than what we do. He takes him.
Thursday, April 03, 2008
Saturday, March 15, 2008
INDONESIA CARTOON CARICATURE MUSEUM

Pagi 13 maret 2008 tak seperti pagi biasanya. Di Ngurah Rai terik matahari menyengat. setiap pagi atau bahkan seharian saya jarang menikmati sinar matahari. lebih banyak di kamar dan tentu saja tidur.
Beberapa nomor kontak aku hubungi. Mas Darminto, budayawan juga penulis dan tentu seorang kartunis menyarankan aku datang langsung ke Sunset Road 85, nama jalan. Di sana aku akan ketemu mas Fahmi, salah seorang yang bertugas di museum.
Sunset Road. Berkendara menggunakan taksi 15 menit dari bandara. "pak, tolong ke sunset road ya. nomor 85." Saya bayar 6o ribu rupiah.
Jalanan tak terlalu padat, kontras dengan Jakarta sehari-hari. Mendekati Sunset Road 85, sepanduk berderetan. Ada putih, kuning, merah, juga hitam dengan tulisan dan gambar kontras. "CARTOON FOR PEACE." Begitu bunyi tulisan itu, juga gambar kartun dengan tangan terentang dan pena di mulut. Terbang.
Tepat di Sunset Road no 85 terpampang tulisan MUSEUM KARTUN INDONESIA.
Spanduk-spanduk dengan warna menyolok mata berjejer. Persis bendera-bendera orang kawinan di kampung-kampung. beberapa motor dan mobil diparkir di depan gedung. Pagi itu masih sepi, beberapa orang jalan kesana kemari membereskan pekerjaannya.
Ada gong, gamelan jawa, batang pohon pisang, dan deretan alat permainan di saung, orang semarang menyebutnya joglo. "Nanti malam akan dipentaskan wayang kartun," kata salah seorang yang aku temui. Wayang kartun, bahannya tak beda dengan wayang kulit. Ki Bagong Subardjo dalangnya, seorang kartunis dari Jogja.
mbak, mas Fahmi ada?Sayang, malam itu aku tak sempat nonton pertunjukannya. Lebih banyak nguping sambil ngobrol dengan kartunis-kartunis kawakan. Pak GM (GM Sudharta), Pak Dwi Koen, Pak Pram, Pak Pris,
BERSAMBUNG....
Tuesday, March 11, 2008
A Glimpse of The Journey Idul Fitri 2026
Sabtu pagi, 21 Maret 2026, pukul 6:00 WIB setelah berkendara santai lebih dari 4 jam sejak pukul 01:30 WIB, aku berhenti sejenak di sebuah j...
-
BIENNALE JAKARTA 2006 179 Pengurutan Nama di bawah ini berdasarkan Abjad ABAS ALIBASYAH, Jakarta Pelukis Abas Alibasyah, lahir di Purwakarta...
-
On Dec. 10, 2019 the first female flogger whipped a woman in public, in Banda Aceh.












