Showing posts with label Kartun. Show all posts
Showing posts with label Kartun. Show all posts

Friday, June 18, 2021

Aceh Female Flogging Squad


On Dec. 10, 2019 the first female flogger whipped a woman in public, in Banda Aceh.


 

Sunday, February 09, 2020

Anggota DPR 2019, Poligami, Tidur di Hari Pertama Kerja


Seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) hasil pemilu 2019 tampil bersama ketiga istrinya pada pergantian anggota DPR periode 2014-2019 di komplek DPR Senayan, Oktober 2019 lalu. Esoknya, pada hari pertama kerja ia dipotret fotografer pada saat ia tidur di gedung DPR.

Saturday, November 02, 2019

RKUHP


Wacana merevisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) menuai protes keras setelah tahu dalam Rancangan KUHP (RKUHP) memuat pasal-pasal yang lebih aneh dan semakin memperbesar peluang mengkriminalisasikan orang. 

Monday, January 18, 2016

Salah Baca | Misreading


"Salah Baca"

Logika terbalik radikalis. Satu contoh, radikalis (baca: teroris yang mengatasnamakan agama Islam) dekade 1970-an yang mengacu pada gerakan sabotase Masjidil Haram Mekkah oleh geng Juhaiman al-Utaibi yang kemudian berkembang menjadi gerakan-gerakan radikalis yang menyebar hingga tahun-tahun belakangan ini berangkat dari logika yang keliru terhadap pembacaan teks-teks firman Tuhan. Kalamullah tersebut dijadikan alat legitimasi merebut kekuasaan dan atau menebar kebencian dengan dalih tegaknya syar'i dengan menamainya jihad. Kartun ini bersama ratusan karya lain diikutpamerkan di Galeri Nasional Indonesia dalam pameran Kartun Santri Nusantara, November 2015 lalu.


Sunday, January 17, 2016

Kartun Nakal | Naughty Cartoon

Kartun karya Danny Shanahan

Danny Shanahan bekerja hampir 30 tahun di majalah The New Yorker, sebuah majalah Amerika yang khas berilustrasi kartun penuh. Selama 25 tahun ia menempati posisi salah satu staf kartunis. Meski demikian, karya-karyanya beserta karya kartunis lainnya tak serta merta dimuat. Dalam sekali terbit satu edisi mingguan, ada 500 ratusan lebih kartun yang masuk ke redaksi. Biasanya hanya 20 kartun yang diseleksi untuk dipajang. Salah satunya kartun ini. Wajar saja dengan jumlah sebanyak itu, meski sebuah kartun dengan ide bagus, lucu dan nakal akan menghadapi persaingan ide yang sama dengan ratusan lainnya yang juga kartunis reguler/biasa mengirim.


Kartun-kartun yang tak masuk seleksi dari mulai yang paling lucu, dungu, tolol, nakal, tidak dibuang di tempat sampah. Mereka dikumpulkan dan dipilih untuk diterbitkan menjadi buku. Isinya, tentu, tak hanya kartun-kartun Shanahan, tapi juga kartun dari kartunis-kartunis bagus lainnya. 


Adalah Matthew Diffee, seorang penulis yang juga kartunis kontributor The New Yorker. Banyak karyanya yang tampil di majalah tersebut dan majalah Texas Monthly. Ia yang mengumpulkan dan menamai koleksi kartun-kartun "buangan" tersebut menjadi buku "The Best of the Rejection Collection: 293 Cartoons That Were Too Dumb, Too Dark, or Too Naughty for The New Yorker." Ia juga menyunting dua seri buku koleksi kartun yang sama; The Rejection Collection Cartoons You Never Saw, and Never Will See, in The New Yorker dan The Rejection Collection Vol. 2 The Cream of the Crap. Sayangnya buku-buku ini, seperti buku bergambar yang diimpor lainnya, belum banyak ditemui di toko buku di Indonesia, kecuali hanya sedikit saja. Dan, MAHAL. :D


Apa yang dilakukan Diffee, sekilas saya pikir, adalah sebuah ikhtiar/usaha menyelamatkan kartun itu sendiri, ide, menghindari plagiasi (penjiplakan), repetisi (pengulangan) ide, menjadi arsip yang berharga dan tentu menjadi kekuatan daya hidup; humor.


Friday, January 23, 2015

Presiden - KPK - POLRI 23 Januari 2015



23/01/2015
Siang ini saya tak sempat hadir di KPK guna ikut beri dukungan. Sebagai gantinya saya bikin kartun ini. Hari ini Bambang WIdjayanto, salah satu pimpinan KPK, ditangkap bareskrim Polri tanpa alasan jelas sesaat usai mengantar anaknya bersekolah. Diduga ini rentetan dari buntut pencalonan tunggal Komisaris Jenderal Budi Gunawan oleh presiden Joko "Jokowi" Widodo. Tak berselang lama dicalonkan, KPK menetapkan Gunawan sebagai tersangka atas dugaan aliran dana tak biasa. Media menyebutnya rekening gendut.

Tuesday, January 13, 2015

Rekening Gendut Komjen. Budi Gunawan


The Corruption Eradication Commission (KPK) names a chief police presidential nominee Comm. Gen. Budi Gunawan as a graft suspect on Tuesday, January 13, 2015. According to the investigation is about the police general's suspicious bank accounts

KPK tetapkan tersangka calon Kapolri Komjen. Budi Gunawan yang diajukan presiden Joko "Jokowi" Widodo sebagai tersangka pada Selasa, 13/01/2015, dalam kasus rekening gendut indikasi gratifikasi.

Monday, December 01, 2014

Buku Filep Karma: SEAKAN KITORANG SETENGAH BINATANG




Beberapa tahun lalu aku sempat memulai bikin kartun dan lukisan Filep Karma. Dalam kartunku, presiden SBY menawari Karma keringanan dengan mengurangi masa hukuman penjara. Filep Karma menolak, sebab ia tak bersalah. Jika ia terima keringanan tersebut sama saja ia terima dan akui dirinya bersalah. Filep Jacob Samuel Karma adalah pegawai negeri Jayapura kelahiran Biak tahun 1959.
Di atas menara air dekat pelabuhan berkibar bendera Bintang Kejora, lambang kemerdekaan bangsa Papua. Ia dan demonstran lainnya diburu dan ditembaki, lalu ditangkap aparat gabungan. Peristiwa ini dikenal Biak Berdarah 6 Juli 1998. Pemerintah Republik Indonesia penjarakan Filep Karma dan menjatuhinya hukuman penjara 6,5 tahun. Pada tahun yang sama ia ajukan banding. Ia bebas.
Pada 1 Desember 2004 ia pidato soal peminggiran etnik Papua di tanah Papua dengan memasang bendera Bintang Kejora. Lagi, pemerintah Indonesia menangkap dan menjatuhinya hukuman 15 tahun penjara dengan tuduhan makar. Karma adalah tokoh yang menuntut Papua merdeka secara damai. 10 tahun dipenjara pemerintah Indonesia, ia bikin buku. Judulnya SEAKAN KITORANG SETENGAH BINATANG, Rasialisme Indonesia di Tanah Papua. Hari ini, 1 Desember 2014 ia diluncurkan di Papua.

Wednesday, November 19, 2014

Kartun BBM Naik


Arsip sampul Majalah The Geo TIMES Magazine, 01 - 07 September 2014.

Shock Therapy BBM



Pengalihan alokasi subsidi BBM yang dianggap masyarakat sebagai harga BBM naik dan tak memihak wong cuilik, dalam perspektif lain adalah shock therapy. Orang dirangsang berpikir bijak. Dengan menerima itu orang berpikir untuk hemat energi dan hemat harta, mengurangi yang tak perlu (konsumerisme), rela berbagi subsidi. Juga orang perlu hemat bicara dan komentar yang tak perlu, akan tetapi orang bersama-sama lakukan pengawasan terhadap pelaksanaan alokasi pengalihan subsidi BBM ke sektor lain tersebut.

A Glimpse of The Journey Idul Fitri 2026

Sabtu pagi, 21 Maret 2026, pukul 6:00 WIB setelah berkendara santai lebih dari 4 jam sejak pukul 01:30 WIB, aku berhenti sejenak di sebuah j...