Gellu Naum (1 august 1915, - 29 september 2001, Bucureşti)watercolours on paper. Nov. 2008
Gellu Naum (1 august 1915, - 29 september 2001, Bucureşti)
Seto Mulyadi lahir di Klaten, Jawa Tengah, 28 Agustus 1951. Ia dikenal sebagai psikolog anak, pembawa acara program anak dan pemerhati masalah anak-anak. Bahkan akibat 'kepiawaiannya', pria yang akrab dipanggil Kak Seto ini, dipercaya untuk kali kedua sebagai Sekjen Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA).
Beberapa hari yang lalu, khususnya di daerah semarang, kabar seorang anak usia 11 tahun dinikahi pria berumur menggemparkan.
Ion Victor Antonescu (June 15, 1882, Piteşti – June 1, 1946, near Jilava) was the prime minister and conducător (Leader) of Romania during World War II from September 4, 1940 to August 23, 1944.

image source: http://blog.faniez.net/2007/04/09/buku-pak-bei/
Jam setengah tujuh, saban minggu pagi, aku jalan-jalan ke kawedanan kaliwungu. Kadang aku, sepupu, abangku atau berempat, bertiga hanya untuk minum kopi. Tentu saja sambil nongkrong di kios koran. Aku bawa KOMPAS sama Suara Merdeka saat pulang.
Di KOMPAS ada panji komingnya Dwi Koen, Soekribo'nya Ismail, dan lainnya. Suara merdeka ada cantrik'nya Pri GS, kartun lepas dan tentu saja Pak Bei Masdi. Tiap hari Minggu aku memang sering beli koran itu. Tentu untuk bacaan santai, budaya, humaniora, seni, dan lainnya. selain itu ada yang lebih penting lagi; aku ingin tertawa dan terbahak-bahak dengan melihat halaman-halaman kartun itu.
Tapi kini, ada yang hilang; kartunis pencipta tokoh Pak Bei, Masdi Soenardi telah tiada. Turut berduka atas kepergiannya. Semoga diterima di sisiNya. Aamiin.
Masdi "Pak Bei" Meninggal
Bercita-cita Dirikan Sanggar Tari Rakyat Borobudur
Asep Hadiansyah.
Beberapa nomor kontak aku hubungi. Mas Darminto, budayawan juga penulis dan tentu seorang kartunis menyarankan aku datang langsung ke Sunset Road 85, nama jalan. Di sana aku akan ketemu mas Fahmi, salah seorang yang bertugas di museum.
Sunset Road. Berkendara menggunakan taksi 15 menit dari bandara. "pak, tolong ke sunset road ya. nomor 85." Saya bayar 6o ribu rupiah.
Jalanan tak terlalu padat, kontras dengan Jakarta sehari-hari. Mendekati Sunset Road 85, sepanduk berderetan. Ada putih, kuning, merah, juga hitam dengan tulisan dan gambar kontras. "CARTOON FOR PEACE." Begitu bunyi tulisan itu, juga gambar kartun dengan tangan terentang dan pena di mulut. Terbang.
Tepat di Sunset Road no 85 terpampang tulisan MUSEUM KARTUN INDONESIA.
Spanduk-spanduk dengan warna menyolok mata berjejer. Persis bendera-bendera orang kawinan di kampung-kampung. beberapa motor dan mobil diparkir di depan gedung. Pagi itu masih sepi, beberapa orang jalan kesana kemari membereskan pekerjaannya.
Ada gong, gamelan jawa, batang pohon pisang, dan deretan alat permainan di saung, orang semarang menyebutnya joglo. "Nanti malam akan dipentaskan wayang kartun," kata salah seorang yang aku temui. Wayang kartun, bahannya tak beda dengan wayang kulit. Ki Bagong Subardjo dalangnya, seorang kartunis dari Jogja.
mbak, mas Fahmi ada?Sayang, malam itu aku tak sempat nonton pertunjukannya. Lebih banyak nguping sambil ngobrol dengan kartunis-kartunis kawakan. Pak GM (GM Sudharta), Pak Dwi Koen, Pak Pram, Pak Pris,
BERSAMBUNG....
Di surat kabar-surat kabar cetak, kita temukan infografis. Biasanya di halaman pertama. Bentuknya kotak, balok, atau apapun dengan detail urutan peristiwa. Lengkap dengan ilustrasi modelnya. Ada yang bagus-bagus. Tak jarang yang cukup sederhana.
Banyaknya berita yang harus dimuat terkadang mengurangi jatah space infografis. Parahnya lagi surat kabar itu lebih mementingkan iklan operator telpon seluler atau cuma iklan pribadi surat kabar ketimbang pendukung berita itu. Akibatnya infografis susah dipahami. Data terlalu banyak dengan space cekak. Esoknya pembaca tak berlangganan surat kabar itu. Mungkin.
Sesekali mengunjungi surat kabar luar negeri. USA TODAY. Cukup online saja. Di sana terdapat grafis interaktif. Lebih detail. tak terlalu memerlukan space yang besar, jika tak diperlukan. Grafis Interaktif, demikian USATODAY menyebutnya.
Ini menarik. Mungkin kita tak bakal menemukan hal semacam itu di halaman website-website surat kabar indonesia versi digital. Online. Info grafis versi cetak pun jarang ditemukan di halaman-halaman website surat kabar Indonesia. Untungnya tempo interaktif memasang infografis versi cetaknya.
Armenia's Prime Minister and presidential candidate Serzh Sarksyan answers a journalist's question during an interview with Reuters in his office in Yerevan February 16, 2008. Armenia will hold presidential elections on February 19
Director Errol Morris, the Jury Grand Prix, during a news conference after the 58th Berlinale International Film Festival in Berlin, February 16, 2008. Morris was awarded for his movie 'Standard Operation Procedure'
Born in April 14, 1948 in Giurgiu, lives and works in Ploiesti. The School of Fine Arts and Technical College of Architecture.Erdogan Karayel ::
Born in Istanbul, Turkey in 1956.
Have been painting from childhood up to 1976.
Have been drawing cartoons since 1976,
grauduated from Marmara University Istanbul,
Graphic Arts Section (1976-1982)
Have worked from1977 on, in both Graphics and Cartoons for weekly Humor Magazine (اarsaf, Ses, Girgir)
Published my albums:
-Renk-Leke-Cizgi,
-En Gurbettekiler,
-Bir warmis Bir Yokmus
-Hans and Hasan,
-Siyah beyazofkelerim
8 personel, 15 group exhibitions, my works were exhibited and awarded in
West Germany, Japan, Canada, Italy, Bulgaria, Jugoslavia, Cuba.
I have won 38 prizes.
I'm German-Turkish Humor Magazin
Don Quichotte's Chief.
http://www.ekarayel.com
http://www.donquichotte.at
Marco Toro ::
![]() ![]() |
Sabtu pagi, 21 Maret 2026, pukul 6:00 WIB setelah berkendara santai lebih dari 4 jam sejak pukul 01:30 WIB, aku berhenti sejenak di sebuah j...