Showing posts with label kartun opini. Show all posts
Showing posts with label kartun opini. Show all posts

Saturday, November 02, 2019

RKUHP


Wacana merevisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) menuai protes keras setelah tahu dalam Rancangan KUHP (RKUHP) memuat pasal-pasal yang lebih aneh dan semakin memperbesar peluang mengkriminalisasikan orang. 

Monday, January 18, 2016

Salah Baca | Misreading


"Salah Baca"

Logika terbalik radikalis. Satu contoh, radikalis (baca: teroris yang mengatasnamakan agama Islam) dekade 1970-an yang mengacu pada gerakan sabotase Masjidil Haram Mekkah oleh geng Juhaiman al-Utaibi yang kemudian berkembang menjadi gerakan-gerakan radikalis yang menyebar hingga tahun-tahun belakangan ini berangkat dari logika yang keliru terhadap pembacaan teks-teks firman Tuhan. Kalamullah tersebut dijadikan alat legitimasi merebut kekuasaan dan atau menebar kebencian dengan dalih tegaknya syar'i dengan menamainya jihad. Kartun ini bersama ratusan karya lain diikutpamerkan di Galeri Nasional Indonesia dalam pameran Kartun Santri Nusantara, November 2015 lalu.


Monday, February 02, 2015

Berburu Celeng, eh, Komisaris Jenderal Polri Budi Gunawan!



Ketika lembaga-lembaga hukum negara dan penguasa tak mampu berkeadilan, maka humor tetap mengambil alihnya bahkan semenjak sebelum mereka memulai. Meski berhumor merupakan sesuatu yang dianggap berbahaya bagi yang tersindir olehnya.

Senin pagi ini, 02/02/2015, sidang perdana praperadilan yang diajukan Komisaris Jenderal Budi Gunawan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang sesuai agenda dimulai pukul 09.00.

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tak jarang menghasilkan keputusan-keputusan "aneh." Sidang praperadilan Budi Gunawan ini akan dipimpin hakim tunggal Sarpin Rizaldi. Rizaldi pernah delapan kali dilaporkan ke Komisi Yudisial (KY) menyangkut putusan,  proses persidangan dan suap.

Wednesday, November 19, 2014

Shock Therapy BBM



Pengalihan alokasi subsidi BBM yang dianggap masyarakat sebagai harga BBM naik dan tak memihak wong cuilik, dalam perspektif lain adalah shock therapy. Orang dirangsang berpikir bijak. Dengan menerima itu orang berpikir untuk hemat energi dan hemat harta, mengurangi yang tak perlu (konsumerisme), rela berbagi subsidi. Juga orang perlu hemat bicara dan komentar yang tak perlu, akan tetapi orang bersama-sama lakukan pengawasan terhadap pelaksanaan alokasi pengalihan subsidi BBM ke sektor lain tersebut.

A Glimpse of The Journey Idul Fitri 2026

Sabtu pagi, 21 Maret 2026, pukul 6:00 WIB setelah berkendara santai lebih dari 4 jam sejak pukul 01:30 WIB, aku berhenti sejenak di sebuah j...