Wednesday, November 19, 2014

Shock Therapy BBM



Pengalihan alokasi subsidi BBM yang dianggap masyarakat sebagai harga BBM naik dan tak memihak wong cuilik, dalam perspektif lain adalah shock therapy. Orang dirangsang berpikir bijak. Dengan menerima itu orang berpikir untuk hemat energi dan hemat harta, mengurangi yang tak perlu (konsumerisme), rela berbagi subsidi. Juga orang perlu hemat bicara dan komentar yang tak perlu, akan tetapi orang bersama-sama lakukan pengawasan terhadap pelaksanaan alokasi pengalihan subsidi BBM ke sektor lain tersebut.

No comments:

Post a Comment