Thursday, September 26, 2013

JAKARTA TRAFFIC JAM


Dokumentasi jalan-jalan iseng 2012 di kawasan Sudirman & Gatot Soebroto.

Kebijakan pemerintah pusat dengan mencanangkan mobil murah sungguh ironis. Betapa dungunya kebijakan itu. Mobil murah dengan impor namun dengan harga di bawah Rp 100 juta atau antara Rp 90 juta hingga Rp 100 juta dikatakan sebagai barang murah. Siapa bilang orang miskin hendak memilikinya dengan embel-embel murah. Tingkat kemampuan ekonomi ditentukan oleh mampunya membeli murahnya sebuah mobil. Dipaksakan memang. Ada agenda tersembunyi dengan semakin dekat pemilu 2014.

Membenahi dan menambah angkutan transportasi masal adalah kebijakan yang tepat. Itu yang di sebut angkutan yang murah, namun bermanfaat. Pemprov DKI yang sedang getol memberantas kemacetan dengan gencar memperbaiki moda transportasi masal jelas-jelas menyesalkan kebijakan busuk ini. Para pengambil kebijakan pemerintah pusat tak memiliki logika yang benar. Kabinet yang tak waras.

No comments:

Post a Comment