Monday, December 10, 2012

Hak Asasi Disabilitas


Pemahaman tentang memiliki bakat dan (terutama) tidak memiliki bakat, atau keterbatasan sebagai benteng kokoh yang tak bisa dijebol sering menghambat, menurunkan, dan mematahkan semangat untuk terus berproses. Apapun proses itu. Berikut adalah salah satu contoh bahwa benteng-benteng keterbatasan itu tak berpengaruh bagi para anggota Association of Mouth and Foot Painting Artists (AMFPA) untuk mel akukan apa yang mereka ingin. Mereka adalah Disabilitas, salah satu bagian dari masyarakat. Disabilitas kata yang lebih halus dari penyandang cacat baik tuna rungu, tuna netra maupun lainnya. Di Pondok Indah Mall, mereka hadir untuk peringati hari HAM, terutama bagi Difabilitas untuk mendapatkan persamaannya dalam berbagai hal, pekerjaan, fasilitas umum dan lainnya, sebagai sesama manusia.

No comments:

Post a Comment