Monday, September 07, 2009

Munir Tidak Lupa



Munir bin Thalib, meninggal diracun dalam pesawat Garuda Indonesia menuju Amsterdam, 07 September 2004. Karya ini dimuat di Human Right Watch yang bermarkas di New York.

2 comments:

  1. Salam kenal mas... Saya pengin minta tausiyahnya buat bikin karikatur yang bagus..
    Yang jd masalah selama ini kenapa ya (kebanyakan orang indonesia) yang order dikarikaturkan penginnya mukanya mirip dengan muka asli (gak mau ada didistorsi). Mohon petunjuk, trimakasih :)

    ReplyDelete
  2. Mas Ivanda Ramadhani, terima kasih.

    Ya selama ini, dan masih sampai sekarang ini, menurut saya tingkat pemahaman masyarakat pada wilayah seni karikatur masih sebatas anggapan bahwa karikatur selalu identik dengan gambar dengan kepala besar berbadan kecil. Saya sendiri pernah harus dipusingkan dengan hal-hal demikian, harus merevisi karikatur. Ini menggelikan. Namun demikian, masyarakat tidaklah salah jika menganggapnya demikian bisa jadi pembuat karya tak menjelaskan apa itu karikatur jika terjadi komplain. Anggapan itu muncul juga barangkali disebabkan para pelaku (pembuat karya karikatur) itu sendiri yang tidak menerapkan prinsip-prinsip dasar teknis karikatur.

    Terima kasih, mas Ivanda... :)

    ReplyDelete