Sunday, March 13, 2005

Survey Tempat

--------------------------------------------------------------------------------

Ini hanya tentang surveyku beberapa hari lalu di satu tempat. Aku dapat tugas untuk bahan liputan. Hari sebelum itu kondisiku melelahkan. Seperti hari-hari biasa, lelah tak bisa tidur. Aku berusaha bangun sepagi-paginya. Meskipun begitu aku justru berangkat survey jam setengah delapan pagi. Terlalu lambat dari rencanaku.

Dalam perjalanan menuju tempat tujuan, bau tak enak sudah tercium. Dan itu membaur di sepanjang jalan. Meski jarak itu masih 1 km dari tempat tujuan. Jalanan berkelok, pepohonan dan perkebunan di kanan kiri jalan tak menghilangkan bebauan itu. Angin dari bebukitan mengantarkan aroma itu. Aku lewati rumah-rumah penduduk pedesaan. Banyak gumpalan sampah terbungkus tanah tercecer di jalanan. Ini sudah dekat, pikirku.

Sampai di sana, pemandangan tumpukan sampah menggunung. Tentu saja ada tumpukan sisa sayuran membusuk, plastik kotor, kertas berlapis tanah, dan masih banyak lagi. Bau tengik campur aduk bercampur di sana. Ada banyak pengais dan pemulung sampah membolak balik gunungan-gunungan sampah. Satu persatu mereka punguti barang yang menurut mereka berharga. Mereka berbekal gancu di tangan dan keranjang yang mereka gendong. Selain itu ada banyak hal lagi.

Tempat itu ada di daerah dari kecamatan Ngaliyan, kurang lebih sejauh 10 km dari pusat kota Semarang. Kawasan yang diapit perbukitan itu diperuntukkan sebagai tempat pembuangan akhir (TPA) sampah dari seluruh wilayah Semarang. Aku tak pernah selesaikan liputan ini.

No comments:

Post a Comment